Ini Kisah Seleb Isi Suara ‘Raya and The Last Dragon’ dalam Bahasa Indonesia

Raya and The Last Dragon adalah salah satu film animasi keluaran Disney terbaru yang paling ditunggu kehadirannya tahun ini. Walau film aslinya hadir dalam bahasa Inggris, namun ada pula Raya and The Last Dragon versi bahasa Indonesia. Beberapa selebriti Indonesia yang meminjamkan suaranya untuk karakter karakter dalam Raya and The Last Dragon versi bahasa Indonesia adalah Ayu Dewi, Mikha Tambayong, dan Eva Celia.

Diwartakan , ketiga selebriti terkenal ini mengisi suara untuk karakter karakter besar dalam film animasi terbaru itu. Mari simaksiapa karakter Raya and The Last Dragon yang mereka suarakan dankisah singkat mereka ketika mengisi suara dalam film versi bahasa Indonesia ini. Dalam Raya and The Last Dragon versi bahasa Indonesia ini, Ayu bertugas mengisi suara karakter Sisu.

Sisu adalah seekor naga terakhir yang berasal dari negeri Kumandra. Meski polos dan lugu, namun Sisu jelas tidak bisa dianggap enteng karena naga ini memiliki kekuatan sihir yang menakjubkan. Sebelum mengisi suara untuk karakter Sisu, Ayu menyempatkan waktu untuk menyaksikan Raya and The Last Dragon supaya dapat lebih memahami karakter naga tersebut.

"Terus, pas sudah melihat (filmnya), jadi begitu di tempat proses pengambilan suara, aku bergerak dan berperilaku seolah olah aku tuh dia (Sisu)," kata Ayu, Jumat (4/6/2021), seperti dikutip dari Kompas.com. Namun, model berusia 36 tahun tersebut tidak menyebutkan kapan dan di mana tepatnya proses pengambilan suara untuk Raya and The Last Dragon berbahasa Indonesia ini dilakukan. Mikha mengisi suara karakter utama, Raya, dalam Raya and The Last Dragon versi bahasa Indonesia.

Raya merupakan salah satu karakter utama dalam film yang digambarkan sebagai seorang perempuan yang kuat dan tangguh. Raya bersahabat dengan si naga Sisu, walau Raya adalah seorang manusia. Meski pernah membintangi sejumlah film seperti Slank Nggak Ada Matinya (2013), tapi Mikha sempat tegang saat audisi untuk mengisi suara Raya dalam film berbahasa Indonesia ini.

"Pas aku ditawarin voice audition (audisi suara), (aku) langsung mau tanpa pikir panjang, deg degan banget ," kenang Mika, Jumat, seperti dikutip dari Kompas.com. Akan tetapi, dia tidak merinci kapan tepatnya audisi suara itu dilaksanakan. Rasa tegang yang sempat melingkupi diri aktris berusia 26 tahun itu langsung hilang saat menerima kabar bahwa dia lolos audisi untuk mengisi suara Raya.

Enggak lama setelah audisi itu, terus dapat kabar aku peranin Raya, happy (bahagia) banget pastinya, senang," ujar Mikha, seperti dikutip dari Kompas.com. Karakter Sisu dan Raya yang suaranya diisi oleh Ayu dan Mikha adalah karakter protagonis. Tapi, kalau karakter yang suaranya diisi oleh Eva ini adalah karakter antagonis.

Namaari merupakan musuh bebuyutan Raya dalam Raya and The Last Dragon. Bagi Eva, mengisi suara untuk karakter Namaari terasa begitu menantang. "Memerankan Namaari itu was very challenging (sangat menantang), tapi di satu sisi seru banget deh pokoknya," ujar Eva, Jumat, seperti dikutip dari Kompas.com.

Meski demikian, sang aktris 28 tahun tersebut tidak mengungkapkan lebih jauh mengenai tantangan yang dialaminya saat mengisi suara untuk Namaari. Raya and The Last Dragon bercerita soal petualangan menegangkan dan seru yang dijalani oleh Raya dan Sisu bersama sama. Keduanya berupaya untuk menyatukan kembali negeri Kumandra yang hancur akibat diserang oleh suatu kekuatan jahat.

Kamu dapat menyaksikan Raya and The Last Dragonversi bahasa Indonesia ini melaluilayanan streaming film berbayar Disney+ Hotstar mulai Jumat. Ini tentu tontonan yang pas untuk disaksikan bersama si kecil di rumah saat akhir pekan.(*) Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.